Minggu, 13 Desember 2015

Mengenal Lebih Dalam ABK


Tuhan tidak selalu memberi apa yang kita minta, akan tetapi Tuhan selalu memberi yang terbaik buat umatnya. Demikian juga sebuah keluarga mengharapkan putra-putrinya lahir sempurna, sehat walafiat. Di dunia ini tidak ada anak  manusia yang terlahir sempurna. Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan tidak ada manusia yang sama satu dengan lainnya, meskipun mereka lahir dari orang tua yang sama. Anak kembar yang lahir bersamaanpun tidak ada yang sama.
Bila boleh memilih maka setiap orang ingin lahir sempurna tanpa kekurangan yang berarti.Demikian juga anak berkebutuhan khusus mereka dapat lahir kapan saja dan dimana saja tanpa memandang latar belakang orang tuanya. Tunanetra dapat lahir dari keluarga dosen, tunarunguwicara dapat lahir dari keluarga guru, tunagrahita dapat lahir dari keluarga petani, tunadaksa dapat lahir dari keluarga ulama, tunalaras dapat lahir dari keluarga pemulung, ataupun anak autis lahir dari keluarga sederhana.Dapat dikatakan anak berkebutuhan khusus dapat lahir kapan saja, dimana saja seperti coca cola. Siapapun tidak dapat menolak kehadiran anak berkebutuhan khusus, meskipun kedua orang tuanya sama-sama dokter.
Anak berkebutuhan khusus bukan produk Tuhan yang gagal karena Tuhan tidak pernah gagal, mereka tidak perlu dikasihani akan tetapi wajib kita beri kesempatan. Tugas mereka adalah memberi inspirasi. Sekecil apapun anak berkebutuhan khusus masih memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Pada dasarnya setiap anak mempunyai keunikan tersendiri, sudah terbukti anak berkebutuhan khusus banyak yang mempunyai prestasi yang tidak kalah dengan saudara- saudaranya yang lain. Mereka juga berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar. Seperti dalam UU SPN, warga negara yang memiliki kelainan fisik,emosional,mental intelektual dan atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus (UUSPN, pasal 5 ayat 2). Untuk itu kita wajib memberi kesempatan kepada mereka untuk memperoleh kesempatan belajar. Mereka harus kita beri kesempatan seluas-luasnya agar dapat mandiri sesuai dengan kondisinya masing-masing.
Anak berkebutuhan khusus (Heward) adalah anak dengan karakteristik khusus yang berbeda dengan anak pada umumnya tanpa selalu menunjukan pada ketidakmampuan mental, emosi atau fisik. Yang termasuk  ABK antara lain: tuna netra, tunarunguwicara, tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, autisme, kesulitan belajar, gangguan prilaku, anak berbakat, hiperaktif, ADHD, dan indigo. Karena karakteristik dan hambatan yang dimiliki, ABK memerlukan bentuk pelayanan pendidikan khusus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi mereka, contohnya bagi tunanetra mereka memerlukan modifikasi teks bacaan menjadi tulisan Braille dan tunarungu berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.
 Penyebabnya :
  1. Pra natal : kehamilan yang mengalami pendarahan, kurang gizi, minum obat-Obatan
  2. Natal      : persalinan yangtidak spontan, lahir prematur, berat badan lahir rendah
  3. Post natal: tumor otak, kejang, diare semasa bayi
Anak berkebutuan khusus biasanya bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) sesuai dengan kekhususannya masing-masing, atau sekolah di sekolah inklusi. SLBbagian A untuk tunanetra, SLB bagian B untuk tunarunguwicara, SLB bagian C untuk tunagrahita, SLB bagian D untuk tunadaksa, SLB bagian E untuk tunalaras dan SLB bagian G untuk tuna ganda.Sedang anak-anak berkebutuhan yang lain sepewrti hiperaktif, kesulitan belajar, anak berbakat, indigo masih dapat sekolah pada sekolah pada tempatnya.
          Sebelum anak-anak berkebutuhan khusus sekolah di SLB diadakan pemeriksaan oleh tim yang terdiri dari psikolog, dokter anak, dokter rehab medik, paedagogik. Pemeriksaan awal ini dibutuhkan untuk mengetahui hambatan yang ada pada ABK. Dengan demikian maka akan dapat diketahui untuk melakukan tindak lanjut. Assesmen merupakan salah satu cara untuk melakukan pemberian pelayanan agar tepat sesuai dengan kebutuhan awal melalui pelayanan terapi. Hampir semua ABK membutuhkan pelayanan terapi, setiap ABK jenis terapi yang dibutuhkan berbeda sesuai hasil assesmen. Dengan pelayanan terapi diharapakan ABK dapat mempersiapkan untuk memasuki dunia sekolah. Adapun terapi dapat diikuti di rumah sakit, tempat pelayanan terapi dan dapat dilanjutkan saat anak sudah bersekolah.


  1. Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus
  2. Tangan dan kaki sangat lentur dan berbeda  dibandingkan anak lain
  3. Anak memiliki bentuk wajah yang tidaklazim dengan mata miring, lidah tebal,leher mungkin juga pendek
  4. Mata mendekat pada hidung atau menjauh dari sudut normal . Mata anak juga terlihat berbeda dari berbagai  arah
  5. Mata selalu terbuka (melotot) atau malah selalu tertutup
  6. Anak sulit untuk menghisap, tidak mau minum atau memiliki masalah dengan mulut dan tidak mampu menghisap melalui botol susu atau puting susu ibunya
  7. Bagian ata bibir atau langit-langit mulut terbuka atau seperti terpotong
  8. Kepala anak terlalu besar dibandingkan tubuhnya dan berkembang lebih cepat dari bagian-bagian lain tubuhnya.
  9. Sat u tangan lemah dan lambat dan terlihat dalam posisi aneh. Kaki anak pada sisi yang sama juga terlihat lambat
  10. Satu atau kedua kaki atau tangan selalu berputar menghadap atau berbalik ke belakang
  11. Ditemukan benjolan dipunggung anak. Kedua kaki anak juga dapat terlihat aneh posisinya dan tidak dapat digerakkan, anak tidak merasa jika kakinya disentuh.
  12. Pada anak ditemukan juga benjolan sekitar pusar khususnya pada saat anak menangis
  13. Testis anak laki-laki membesar dan bengkak
  1. Diteksi Dini Kecacatan Pada Anak Yang Baru Lahir
    a. Deteksi Dini  Kecacatan Pada Anak Usia 5 Tahun
 1. Memakai Dan Membuka Baju
     Tanyakan ibu apakah anak dapat memakai dan membuka bajunya sendiri
 2. Menyebut 4 Warna
    Taruh 4 mainan dengan warna berbeda. Tunjuk salah satu dan tanyakan warnanya. Ulangi untuk ketiga mainan  lainnya.
 3. Bicara Dengan Kalimat
    Tanyakan anak tentang permainan yang disukainya. Anak harus dapat menjawab menggunakan 5-6 kata. Tanyakan ibunya apakah anak dapat menggunakan 5-6 kata dalam kalimat saat berbicara norma.
 4. Mendengarkan
    Bisikan kalimat “Apa kabar?” ditelinga anak. Kemudian tanyakan anak apa yang Anda bisikan.
    Anak harus dapat mengulangi apa yang Anda bisikan.
 5. Mengikuti Petunjuk
     Taruh selembar kertas dan minta anak menyusun 5 kelereng , 5 kencing, dan 5 kerikil secara bantuan
 6. Menggambar Dengan Pensil
     Beri anak kertas dan pensil dan minta ia menggambar seseorang dengan kepala, tangan, kaki, dan badannya.
7. Penglihatan
     Tutup mata sebelah kiri anak dengan saputangan dan minta ia menyusun 5 kelereng sesuai gambar. Kemudian tutup mata kanan dan minta menyusun 5 kancing sesuai dengan gambar.
 8.  Kelurusan  Pandangan
Anak duduk atau berdiri. Anda berdiri dibelakang anak sambil memegang tongkat kecil kedua tangan. Minta anak mellihat lurus kedepan. Pegang tongkat pada level mata anak dibelakang telinganya ( anak sulit melihat). Minta ia melihat kearah tongkat dan gerakkan perlahan satu tongkat kedepannya sambil bertanya “ Sudah kelihatan tongkatnya?” Ulangi sampai anak harus dapat melihat tongkat dengan sudut matanya.
 9.  Bermain Dengan Anak Lain


Anak Cerdas Istimewa & Bakat Istimewa
Anak berbakat atau anak yang memiliki kemampuan dan kecerdasan luar biasa adl anak yang memiliki potensi kecerdasan(intelegensi), kreatifitas, dan tanggung jawab terhadap tugas (task commitment) diatas anak-anak seusianya(anak normal), sehingga untuk mewujudkan potensinya menjadi prestasi nyata, memerlukan pelayanan pendidikan khusus. Anak berbakat sering juga disebut sbg ‘gifted & talented’.
Ciri-Ciri Anak Cerdas Istimewa Bakat Istimewa
  1. Membaca pada usia lebih muda
  2. Membaca lebih cepat dan lebih banyak
  3. Memiliki perbendaharaan kata yang luas
  4. Mempunyai rasa ingin tahu yang kuat
  5. Mempunyai  minat yang luas, muga terhadap masalah orang dewasa
  6. Mempunyai inisiatif dan dapat bekerja sendiri
  7. Menunjukkan keaslian (orisinalitas) dalam ungkapan verbal
  8. Memberi jawaban-jawaban yang baik
  9. Dapat memberikan banyak gagasan
  10. Luwes dalam berfikir
  11. Terbuka terhadap rangsangan-rangsangan dari lingkungan
  12. Mempunyai pengamatan yang tajam
  13. Dapat berkonsentrasi dalam jangka waktu panjang terutama terhadap tugas dan bidang yang diminati
  14. Berfikir kritis juga terhadap diri sendiri
  15. Senang mencoba hal-hal yang baru
  16. Mempunyai daya abtraksi,konseptualisasi,dan sintesis yang tinggi
  17. Senang terhadap kegiatan intelektual dan pemecahan-pemecahan masalah
  18. Cepat menangkap hubungan sebab akibat
  19. Berperilaku terarah pada tujuan
  20. Mempunyai daya imajinasi yang kuat
  21. Mempunyai banyak kegemaran (hoby)
  22. Mempunyai daya ingat yang kuat
  23. Tidak cepat puas dengan prestasinya
  24. Peka (sensitif) serta menggunakan firasat (intuisi)
  25. Menginginkan kebebasan dalam gerakan dan tindakan
 8. Autisme
Autisme adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau komunikasi yang normal. Akibatnya anak tersebut terisolasi dari manusia lain dan masuk dalam dunia repetitive, aktivitas dan minat yang obsesif. (Baron-Cohen, 1993). Menurut Power (1989) karakteristik anak dengan autisme adalah adanya 6 gangguan dalam bidang:
  1. Interaksi sosial
  2. Komunikasi (bahasa dan bicara)
  3. Perilaku-emosi
  4. Pola bermain
  5. Gangguan sensorik dan motorik 
  6. Perkembangan terlambat atau tidak normal.
Ciri-Ciri Anak Autis antara lain:
  1. Suka menirukan suara atau instruksi
  2. Bicara sendiri dengan kata-kata yang aneh
  3. Menghindari kontak mata
  4. Senang membariskan benda-benda
  5. Senang tiduran di lantai
  6. Senang mengibas-ibaskan tangan
  7. Suka merusak
  8. Sering memutar atau menggelengkan kepala
 9.Hiperaktif
Hiperaktif adalah gangguan tingkah laku yang tidak normal yang disebabkan disfungsi neurologia dengan gejala utama tidak mampu memusatkan perhatian.
Ciri-Ciri Anak Hiperaktif antara lain:
  1. Menolak duduk di kursi
  2. Berputar sebelum duduk
  3. Berputar mondar-mandir
  4. Memegang benda-benda sekitar
  5. Terlalu banyak bicara
  6. Membuat-buat alasan
  7. Tidak teratur mengerjakan tugas
  8. Membolak-balikkan kertas
  9. Kesulitan konsentrasi
 10. ADHD
                ADHD(Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Hal ini ditandai dengan berbagai keluhan perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri.
Ciri-Ciri Anak ADHD
  1. Seringkali gagal untuk memperhatikan detail atau melakukan kesalahan yang tidak semestinya dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah atau tugas lainnya
  2. Kerapkali mengalami kesulitan untuk mempertahankan perhatiannya dalam tugas-tugas yang sedang dikerjakannya atau saat bermain
  3. Seringkali terlihat seperti tidak mendengarkan saat diajak berbicara oleh orang lain
  4. Seringkali tidak mengikuti petunjuk yang diberikan dan gagal untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah atau tugas lainnya di tempat kerja
  5. Seringkali mengalami kesulitan untuk mengorganisir tugas atau kegiatannya
  6. Seringkali menghindar, menolak, atau enggan untuk terlibat dalam tugas-tugas yang membutuhkan mental effort (tugas yang menuntut anak untuk berpikir), seperti tugas sekolah, PR
  7. Sering kehilangan benda-benda yang diperlukan untuk membuat tugas atau bermain, seperti alat tulis, buku kerja, mainan,dll
  8. Perhatiannya mudah teralih oleh stimulus di lingkungan
 11. Indigo
Indigo adalah manusia yang sejak lahir mempunyai kelebihan khusus yang tidak dimiliki manusia pada umumnya.
 Macam Indigo :
  1. Indigo Humanis,anak yang akan bekerja dengan orang banyak mereka adalah dokter, pengacara, guru, ahli pemasaran di masa depan bergaul secara luas sangat aktif sering terbentur karena tidak punya rem.
  2. Indigo artis, indigo yang sangat sensitif, perawakan kecil berminat pada seni. Meski menjadi dokter mereka akhirnya menjadi ahli bedah atau peneliti. Pada umur 5 – 10 tahun mereka telah menguasai 15 jenis seni yang berbeda. Jika tertarik ke musik mereka bisa menguasai lebih 4 jenis alat musik sekaligus
  3. Indigo interdimensional, indigo yang paling sakti. Pada umur 2 tahun mereka sudah bisa diajak bicara banyak hal. Pada umur itu mereka sudah bisa bilang “ Saya sudah tahu hal itu “, atau “ Saya bisa atasi itu”. Biarkan saja saya sendiri.
  4. Indigo konseptual, lebih banyak menggarap proyek dibanding orang lain. Mereka adalah arsitek, ahli mesin, perancang, astronot di masa mendatang. Fisik mereka terlihat sangat atletis dan punya kemampuan mengendalikan orang. Yang menjadi sasaran biasanya ibunya.
 Ciri-Ciri Anak Indigo
  1.  Mempunyai kesadaran diri yang tinggi, terhubung dengan sumber (Tuhan)
  2. Tidak nyaman dengan disiplin dan cara yang otoriter tanpa alasan yang jelas.
  3. Menolak mengikuti aturan atau petunjuk
  4. Tidak sabaran dan tidak suka bila harus menunggu.
  5. Frustasi dengan sistem yang sifatnya ritual dan tidak kreatif.
  6. Mereka punya cara yang lebih baik dalam menyelesaikan masalah.
  7. Sebagian besar adalah orang yang menimbulkan rasa tidak nyaman.
  8. Tidak bisa menerima hukuman yang tanpa alasan selalu ingin alasan yang jelas.
  9. Mudah bosan dengan tugas yang diberikan
  10. Kreatif
  11. Mudah teralihkan perhatiannya, bisa mengerjakan banyak hal bersamaan.
  12. Menunjukkan intuisi yang kuat
  13. Punya empati yang kuat terhadap sesama atau tidak punya empati sama sekali.
  14. Sangat berbakat dan pintar (CIBI)
  15. Saat kecil sering di identifikasi ADHD ( susah berkonsentrasi )
  16. Mempunyai visi dan cita-cita yang kuat
  17. Pandangan mata mereka terlihat bijaksana dan mendalam
  18. Mempunyai kesadaran spiritual atau mempunyai kemampuan psikis.
  19. Berada di dunia untuk merubah dunia, untuk membantu kita hidup harmonis.



Sumber : http://www.bpdiksus.org/v2/index.php?page=dberita&id=27

Tidak ada komentar:

Posting Komentar